by

Pendakian 2 Gunung di Jawa Timur yang Penuh Tantangan dan Keindahan

Indonesia memang memiliki alam yang indah nan menawan, beribu – ribu pulau terbentang dari Sabang sampai merauke. Dikelilingi laut, hutan, gunung dan perbukitan membuat Indonesia menjadi negeri dengan seribu pulau. Bicara masalah wisata, Indonesia memiliki Wisata pantai, Wisata gunung, Wisata edukasi, dan masih banyak lagi wisata yang pastinya membuat anda tidak ingin pergi ke luar negeri dan mensyukuri nikmat alam Indonesia. Nah, kali ini kita akan membahas tentang wisata gunung yang berada di Jawa Timur. Jawa timur dikenal memiliki banyak Gunung Api maupun Gunung yang sudah tidak aktif dan memiliki pemandangan yang membuat anda semua ketagihan untuk mencpbanya lagi. Seperti apa saja wisata gunung di Jawa timur yang terkenal? Kali ini kita akan membahas Gunung Semeru dan Gunung Arjuno, yang memiliki keunikan dan keistimewaan alam masing – masing.

1. Pendakian Gunung Semeru

Pendakian gunung yang pertama adalah Gunung semeru, siapa yang tak kenal semeru? Gunung yang merupakan puncak tertinggi jawa ini memiliki keindahan yang sangat hakiki. Berada di ketinggian 3676 Mdpl. Gunung semeru membuka jalur pendakian untuk seluruh wisatawan atau pendaki yang akan naik ke gunung semeru, Jalur populer yang ditempuh untuk sampai semeru adalah jalur Tumpang – Malang, yang melewati beberapa tempat wisata seperti coban pelangi, Ndayung Rafting Malang, dan tempat wisata lain di sekitar Tumpang. Dari sini kita akan pergi ke pos Ranupani yang terdapat 2 danau yakni danau ranupani dan ranu regulo, untuk mempersiapkan barang – barang bawaan kita dan pemeriksaan serta perizinan untuk mendaki. Untuk tiket masuk semeru sendiri adalah Rp 17.500/Hari weekday dan Rp 22.500/Hari ketika weekend. Selepas pos ranupani kita mulai berjalan trekking kurang lebih 4 jam untuk sampai ke Danau ranukumbolo / surganya Gunung semeru, setelah kita menikmati keindahan danau dengan background perbukitan, kita bisa langsung melanjutkan pendakian ke bukit cinta – cemoro kandang – oro oro ombo – yang di dominasi hamparan tumbuhan indah dan tanaman khas gunung yang cocok bagi anda yang suka berfoto. Setelah melewati cemoro lawang anda akan tiba di kalimati, waktu yang ditempuh dari ranukumbolo ke kalimati total 4 – 5 jam tergantung kondisi fisik masing – masing ya. Dari kalimati inilah pendakian resmi tertinggi semeru, jika lanjut ke puncak mahameru, maka jika terjadi apa – apa pihak TNBTS tidak bertanggung jawab. Dari kalimati ke puncak ini membutuhkan waktu 4 jam untuk sampai ke puncak tertinggi jawa dan menikmati keindahan samudra di atas awan pulau jawa.

2. Pendakian Gunung Arjuno

Pendakian berikutnya kita akan membahas singkat adalah pendakian Gunung Arjuno, siapa yang tak kenal gunung satu ini. Gunung yang dikenal banyak memiliki kisah mistis nya ini memiliki tinggi 3339 Mdpl yang berada di 2 kabupaten yakni kabupaten Malang dan Kabupaten Pasuruan. Jalur arjuni sendiri bisa dilalui melalui 4 jalur yakni jalur tretes, jalur batu, jalur lawang, dan jalur purwosari. Tergantung anda berangkat darimana ya. Nah kali ini kita akan membahas jalur pendakian dari purwosari yang banyak menyimpan mistis dan jalur prasejarah karena juga melalui beberapa pemakanan para leluhur kerajaan majapahit di arjuno. Berawal dari pegadaian purwosari kita ambil arah ke barat untuk menuju desa tambak watu, kec purwodadi,kab pasuruan untuk menuju basecamp perizinan arjuno, untuk tiket masuk sendiri, arjuno hanya menarik tarif Rp 10.000,- dan parkir Rp 5.000,-/malam.

Dari basecamp kita menuju ke pos 1 ontobogo kurang lebih 1 jam. Dari pos 1 kita lanjut ke pos 2 tampuono yang terdapat warung untuk santai dan makam leluhur dan biasanya digunakan untuk istirahat para peziarah maupun pendaki. Dari pos 2 kita lanjut ke pos 3 yakni eyang sakri yang tidak jauh dari lokasi pos 2. didominasi pohon lebat dan rimbun kita melewati jalan setapak untuk menuju pos 4 yakni eyang semar, darisini trek mulai menanjak untuk sampai ke pos 5 mangkutoromo. Sesampai di pos 5 biasanya para pendaki mendirikan tenda untuk istirahat atau bermalam disini, karena terdapat sumber air yang melimpah di pos 5 ini. Kita bisa berhenti untuk istirahat sambil menikmati keindahan alam berupa pepohonan dan perbukitan yang berada di sekitar pos 5. dari pos 5 kita akan mulai mendaki menuju candi sepilar atau pos 6 yang menanjak menaiki tangga berurutan. Dari pos 6 ke pos 7 djawa dipa trek mulai naik dan melewati hutan serta pepohonan dengan kemiringan 30 derajat. Sesampai di pos 7 kita bisa istirahat adan mempersiapkan fisik karena selepas pos 7 jalur trek akan banyak menguras tenaga anda sampai plawangan yang merupakan jalan menanjak tanpa bonus melewati pinus – pinus dan melewati bukit penyesalan. Sesampai di plawangan anda bisa istirahat atau jalan terus sekitar 20 menit sampai tampak batu – batu dan sampailah kita di puncak ogal agil arjuno.