by

Pasar Cisangkuy Penghasil Yogurt Legenda di Bandung

Berwisata ke Bandung untuk mengunjungi Gedung Sate merupakan salah satu rencana yang tepat. Sebab tempat ini merupakan titik sentral kota Bandung.

Sebagaimana hal tersebut pula, tidak heran bila kemudian banyak sekali wisata taman budaya kuliner yang bersebaran di sekitarnya.

Salah satunya yang berada di Jalan CIsangkuy ini, yang hanya beberapa menit saja dari Gedung Sate.

Kalau di artikel sebelumnya, membahas tentang Pasar Kaget Gasibu, di mana arti pasar di situ diartikan dengan sebenar-sebanrnya, maka di artikel ini kami akan membahas salah satu Pasar juga, tepatnya bernama Pasar Cisangkuy.

Namun jang salah arti dulu, meski kata awalnya berupa Pasar, akan tetapi tempat ini sebenarnya adalah sebuah restoran loh. Uniknya di sini adalah makanan yang disajikan merupakan terdiri dari beragam varian. Untuk tahu lebih jauh, kami akan mencoba mengulas nya.

Pasar Cisangkuy Penghasil Yogurt Legenda di Bandung

Pasar Cisangkuy

Dilansir dari situs resmi mereka , Pasar ini mengusung sebuah konsep One Stop Shop Eating, di mana saat anda berada di sini, tidak perlu ke mana-mana lagi karena makanan dari seluruh Indonesia hampir ada di restoran ini semuanya.

Dengan menggunakan sistem penyedia lahan bagi berbagai restoran dalam satu wadah atau tempat, mereka yakin bahwa hal ini akan mampu menghadirkan pengalaman yang baru pada industri kuliner.

Perihal design interior taman budaya pun, mereka mengangkat sebuah tema gudang pasar tradisional di masa lampau, yang dihiasi dengan berbagai pernak-pernik unik, seperti; Drum, Karung Goni, Timbangan, Kaleng-kalengan, Ember, Baskom, dan juga Botol. Dengan adanya hal itu pula, mereka berharap bahwa tempat ini akan menjadi salah satu tempat makan unik, namun tetap bergaya.

Untuk menciptakan hal di atas, mereka menggaet salah satu arsitek muda yang telah malang-melintang di bidangnya, sehingga tidak mengherankan bilamana permainan dari setiap tekstur aksesoris dan bangunan di sini dibuat dengan se-nyaman dan seindah mungkin guna membuat para pelanggan nya merasa homey serta familiar.

Di dalam Pasar Grup Cisangkuy pula, dikatakan bahwasanya terdapat kurang lebih 40 tenant kenamaan kota Bandung yang bergabung dalam bisnis kuliner ini.

Dengan banyaknya tenant tersebutlah, sudah pasti tempat ini merupakan salah satu rekomendasi wisata kuliner yang pas untuk anda kunjungi bersama keluarga atau pun teman sejawat.

Sudut Pandang Pengunjung

Melihat betapa cozy dan menyenangkannya tempat ini, membuat kami penasaran sebenarnya bagaimana tanggapan para pengunjung tentang Pasar Cisangkuy?

Sebagai kalimat pembuka, Ia mengatakan bahwa Bandung memang memiliki banyak wisata kuliner yang tidak akan pernah ada habisnya. Menurutnya, dulu di Jalan Cisangkuy yang terkenal di sini hanya Yoghurt nya saja. Selang beberapa tahun ke depan sudah banyaklah tempat makan yang berseliweran. Salah satunya ya Pasar Cisangkuy ini.

Ia menuliskan pula bahwa suasana yang terdiri dari design yang didominasi oleh kayu, sangat kental di sini. Terus, terdapat pula banyak jajanan khas kaki lima, yang langsung berada beserta gerobak nya di dalam Pasar Cisangkuy ini. Beberapa diantaranya menjual makanan ringan seperti; Kue Ape, Es Krim Durian, Pisang Keju, sampai pada Kerak Telur.

Soal menu, Ia pun menambahkan, ternyata da juga jajanan yang memang sudah sangat terkenal di kota Kembang, seperti; Es Campur Pak Oyen, Bebek Van Java, Pempek Rama, Wedang Ronde Alkatiri, Mie Kocok, Nasi Gudeg Banda, Bubur Goreng, dan juga Batagor, Baso Tahu, pokoknya hampir bisa dikatakan lengkap.

Pada kunjungan nya ke Pasar Cisangkuy, Ia menjajal menu makanan berupa Sosis Super Brauthwust yang dihargai sebesar Rp. 23.000. Ukurannya pun cukup besar, dan bisa membuat anda kenyang. Tidak puas dengan makanan modern, Ia pun mencoba makanan tradisional. Kali ini Ia memilih Tahu Gejrot yang memiliki harga hanya Rp. 10.000 saja. Lanjut ke makanan berat, Ia pun mencoba salah satu menu bernama Mie Kocok yang harganya Rp. 23.000. Menurutnya, makanan ini cocok sekali dinikmati saat suasana kota Bandung sedang dingin.

Ia pun tidak lupa untuk mulai menjajal makanan penutupnya satu per satu, dengan dimulai dari Takoyaki yang harganya Rp. 9.000 setiap porsi nya. Ia mengatakan porsi nya agak kecil dan kurang banyak untuk makanan yang satu ini. Satu lagi hidangan penutup yang Ia coba bernama Sweet Pancakes Chocolate yang dibandrol sebesar Rp. 18.000. Tidak lupa, Ia pun memesan minuman berupa Lemon Squash yang harganya Rp. 16.000 untuk menutup rangkaian makan malamnya di Pasar Cisangkuy kala itu.

baca juga Mahavihara Buddhamanggala, Wihara Agung di Balikpapan

Berdasarkan cerita dari pelanggan di atas, tentu kalian semua pun sudah memiliki bayangan sendiri bukan tentang ada apa saja di Pasar Cisangkuy ini, bagaimana suasa nya, dan juga harga makanannya berapa. Sebab bila ditarik simpulan, sebenarnya dari segi harga dan tempat, keduanya cukup masuk akal, malahan sangat terjangkau.

Oleh karena itu, untuk para wisatawan yang datang ke Bandung, serta kebetulan sedang berada di sekitaran Gedung Sate, bisa jadi Pasar Cisangkuy ini menjadi perhentian selanjutnya untuk mengisi kembali perut  anda yang mulai meminta jatah makan nya.